Peretas Iran Klaim Bobol Sistem Israel dan Curi 150 GB Data Rahasia
Kelompok peretas asal Iran bernama Handala dikabarkan berhasil membobol sistem penyimpanan data rahasia milik pemerintah dan militer Israel.
Poin penting
- Kelompok peretas Handala asal Iran mengklaim bobol sistem Israel.
- Sebanyak 150 GB data rahasia berhasil dicuri oleh kelompok tersebut.
- Data sensitif yang dicuri mencakup dokumen pemerintah dan militer.
Kelompok peretas yang dinamai Handala mengklaim telah melancarkan aksi peretasan terhadap sistem penyimpanan rekaman serta dokumen sensitif di Israel. Dalam klaim yang disebarkan, mereka menyatakan berhasil meretas dan mencuri data rahasia berukuran 150 gigabyte (GB).
Data yang dicuri tersebut disebut-sebut mencakup dokumen penting milik pemerintah dan militer negara tersebut. Kendati demikian, belum ada keterangan resmi lebih lanjut mengenai dampak dari kebocoran data rahasia berukuran besar ini ataupun verifikasi dari pihak terkait di Israel mengenai kebenaran klaim tersebut.
Berita Terkait
Internasional
Mantan Pejabat Kemenkeu Ditangkap Terkait Skandal Investasi di Turki
Internasional
Kepala Staf IDF Disebut Tolak Instruksi Netanyahu Serang Iran
Internasional
Presiden Korea Selatan Tanya Gemini, Oposisi Langsung Meradang
Internasional
Gempa M7,0 Guncang Vanuatu, BMKG Pastikan Tak Ada Tsunami di Indonesia
Internasional
Presiden Kamerun Dikritik karena Sering Tinggal di Luar Negeri