Presiden Kamerun Dikritik karena Sering Tinggal di Luar Negeri
Presiden Kamerun Paul Biya dikritik akibat sering tinggal di Swiss dan kepulangannya ke tanah air sempat disindir seperti kunjungan resmi.
Poin penting
- Presiden Kamerun Paul Biya sering tinggal di Swiss.
- Kebiasaan tersebut memicu kritik dari banyak pihak.
- Kepulangannya ke tanah air disindir seperti kunjungan kerja.
Presiden Kamerun, Paul Biya, menuai kritik tajam dari publik akibat kebiasaannya yang sering tinggal di Swiss. Kembalinya kepala negara tersebut ke Kamerun belum lama ini turut memicu sindiran dari berbagai pihak, yang menyebut kepulangan sang presiden seolah-olah seperti sebuah kunjungan kerja resmi ke negeri sendiri.
Berita Terkait
Internasional
Pemerintah Filipina Tawarkan Hadiah Besar untuk Tangkap Ronald Dela Rosa
Internasional
Trump Aktifkan UU Perang Dingin untuk Industri Minyak AS
Internasional
Lula da Silva Kembali Menang Pemilu Brasil 2026 Kalahkan Flavio Bolsonaro
Internasional
Aleksandar Vucic Akui Kalah Pemilu Usai Aksi Mahasiswa Serbia
Ekonomi
Volvo Umumkan PHK 2.500 Karyawan Global Akibat Tekanan Pasar