Volvo Umumkan PHK 2.500 Karyawan Global Akibat Tekanan Pasar
Perusahaan otomotif Volvo memutuskan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 2.500 karyawan di seluruh dunia guna menekan biaya operasional.
- Volvo merumahkan 2.500 karyawan global.
- Sebanyak 2.000 pekerja berasal dari Swedia.
- Langkah ini untuk menekan biaya operasional.
Produsen kendaraan Volvo secara resmi mengumumkan rencana pemutusan hubungan kerja (PHK) yang berdampak pada 2.500 karyawan di tingkat global. Kebijakan efisiensi ini diambil di tengah situasi pasar yang menghadapi tekanan berat.
Dari total jumlah tersebut, sebanyak 2.000 posisi pekerja yang terkena dampak berada di negara asal perusahaan, yaitu Swedia. Langkah pengurangan tenaga kerja ini ditempuh manajemen sebagai upaya strategis untuk menekan biaya operasional perusahaan.
Baca juga:Pemerintah Dorong Koperasi Masjid dan BKPRMI Jadi Penggerak Ekonomi
Keputusan tersebut diambil seiring dengan kondisi industri yang diwarnai oleh tingkat persaingan yang semakin ketat serta tren penurunan permintaan pasar secara keseluruhan.
Berita Terkait
Pembangunan Proyek Kilang Minyak Balikpapan Segera Tuntas
Ribuan Pencari Kerja Padati Bursa Lowongan di SMESCO Jakarta
Menteri ESDM Dorong Program BBM E50 Lewat Pemanfaatan Lahan
Ketua Umum Kadin Indonesia Dukung Sanksi Perusahaan Karhutla
IHSG Menguat 4,90 Persen, Investor Asing Lakukan Aksi Jual Bersih