Aleksandar Vucic Akui Kalah Pemilu Usai Aksi Mahasiswa Serbia
Mantan Presiden Serbia Aleksandar Vucic mengakui kekalahan dalam pemilihan umum setelah aksi unjuk rasa mahasiswa yang menuntut reformasi dan pemberantasan korupsi.
- Aleksandar Vucic mengakui kekalahan pemilu.
- Aksi mahasiswa menuntut reformasi Serbia.
- Gerakan anti-korupsi berhasil tekan pemerintah.
Mantan Presiden Serbia, Aleksandar Vucic, secara terbuka mengakui kekalahannya dalam pemilu yang baru saja diselenggarakan. Pengakuan ini sekaligus menandai kemenangan besar bagi gerakan mahasiswa di negara tersebut yang sebelumnya gencar turun ke jalan.
Aksi unjuk rasa yang dimotori oleh para mahasiswa sebelumnya menuntut adanya reformasi serta langkah nyata dalam pemberantasan korupsi di pemerintahan. Tekanan politik dari gerakan sosial ini dinilai menjadi salah satu faktor penentu pergeseran peta kekuatan politik di Serbia hingga berujung pada kekalahan sang mantan presiden dalam kontestasi pemilu.
Berita Terkait
Kenangan dan Dukacita Mengantar Kepergian Laksamana Purn Widodo AS
Prediksi Harga Emas Dunia Terbelah di Tengah Kebijakan Suku Bunga
Truk Muatan Tiang Baja Timpa Mobil di Tangsel Hingga Ringsek
Logitech Buka Lowongan Kerja Posisi Strategis, Ini Syaratnya
Polres Pelalawan Bagikan Paket Sembako untuk Warga Kuala Kampar