Australia Tunda Rencana Pembelian Tambahan 28 Jet F-35
Pemerintah Australia memutuskan untuk belum melanjutkan rencana pembelian 28 unit tambahan jet tempur siluman F-35A Lightning II dari Amerika Serikat.
- Australia menunda pembelian 28 jet F-35A tambahan.
- Pembentukan skuadron keempat pesawat tertunda.
- Kebijakan pertahanan negara tersebut mengalami perubahan.
Pemerintah Australia memutuskan untuk belum melanjutkan rencana pembelian 28 unit tambahan jet tempur siluman F-35A Lightning II dari Amerika Serikat. Penundaan pengadaan alat utama sistem persenjataan ini berdampak langsung pada rencana pembentukan skuadron keempat pesawat tempur generasi kelima tersebut di jajaran militer setempat.
Berdasarkan laporan yang dihimpun pada Senin, 26 Oktober 2026, langkah penundaan ini sekaligus memperlihatkan adanya perubahan arah kebijakan dalam tubuh pertahanan negara tersebut. Kendati demikian, pihak berwenang belum memberikan penjelasan lebih rinci mengenai pertimbangan teknis maupun anggaran di balik penundaan kontrak pembelian armada udara canggih itu.
Baca juga:Obama Kritik Trump Terkait Beban Harga Akibat Perang Iran
Hingga kini, pengadaan tambahan pesawat tempur yang diproduksi oleh perusahaan Amerika Serikat tersebut masih belum mendapat kepastian jadwal lanjutan. Proses pemenuhan kekuatan matra udara Australia diprediksi akan mengikuti dinamika evaluasi strategis pertahanan yang sedang berlangsung di tingkat nasional.
Berita Terkait
Eropa Dilanda Gelombang Kerusuhan, Penjarahan dan Kebakaran Meluas
Gedung Universitas Islam Gaza Diserang Udara Israel
Demo Rusuh di Barcelona Spanyol Berujung Penangkapan dan Penjarahan
Ribuan Warga Prancis Kembali Demo, Ratusan Orang Ditangkap
Polandia dan Turki Bahas Peningkatan Pesawat Nirawak Bayraktar TB2